Kesempatan Shalat Di Masjid Gedhe Mataram Kotagede
Hai, Readers! Pada liburan ke Yogyakarta kali ini, aku menambah list perjalananku menuju ke Masjid Gedhe Mataram Kotagede yang merupakan tempat ibadah serta memiliki sejarah yang dalam dengan kerajaan Islam di masa lalu. 3 hari di Jogja, pada hari ketiga aku memilih wisata ke Kotagede yang terkenal sebagai Kota Terindah. Dengan banyaknya peninggalan sejarah Kerajaan Islam disini dan kepiawaian warga yang turut menjaga kebersihan lingkungannya.

Perjalanan ke Kotagede

Sejarah Masjid Gedhe Mataram Kotagede
Foto: doc. Pribadi
Pagi itu, dari penginapanku di Malioboro, aku berangkat di pukul 08.00 WIB. Dengan tujuan destinasi pertama di hari ketiga di Jogja adalah Candi Sambisari. Yang sebelumnya sudah aku post di blog ini. Setelah puas denga wisata sejarah yang ada di Candi Sambisari. Waktu masih panjang, dengan susunan perjalanan yang telah aku buat. Kita menuju ke Kecamatan Kotagede. Yang merupakan salah satu destinasi yang direkomendasikan apabila kamu ke Yogyakarta. Karena waktu masih menunjukan pukul 10.30 pagi, kita langsung berjalan menuju Kotagede. Dari Candi Sambisari lokasinya tidak terlalu jauh, dengan jarak 12km atau lebih kurang 18 menit untuk waktu tempuhnya. Selama di Yogyakarta, cuaca cukup terik. Tiada hujan sama sekali. Tidak seperti perjalanan aku ke Yogyakarta pada tahun 2019 yang siang harinya selalu diguyur hujan. Pukul 11.00 siang, kami sampai di lokasi yang kami tuju. Yaitu Between Two Gates. Lokasi yang selalu jadi rekomendasi dan terkenal dengan Kota Terbersih-nya. Dan sebelum kita menuju Between Two Gates. Kita akan melewati sebuah Mesjid yang bersejarah. Yaitu Masjid Gedhe Mataran Kotagede.

Masjid Gedhe Mataram Kotagede

Masjid Gedhe Mataram Kotagede dimana
Foto: doc. Pribadi
Kita kelar dari Between Two Gates pas dengan masuknya waktu Zuhur. Dan ini memang sesuai yang aku rencanakan. Sehingga kita bisa beribadah Shalat Zuhur disini. Dari sejarahnya yang aku ketahui, Masjid Gedhe Mataram Kotagede merupakan Mesjid yang memiliki sejarah dengan Kerajaan Mataram Islam. Dan disamping Mesjid ini pun terdapat makam Raja-raja Mataram. Nuansa Mesjid ini pun sangat kuat dengan arsitektur akulturasi Islam dan Hindu. Masjid ini memiliki atap yg cenderung pendek dibanding masjid-masjid modern sekarang yang kita temui, dan suasananya justru sejuk, adem dan asri. Dari depan kita akan bertemu dengan beberapa warung kecil warga yang menjual makanan khas Yogyakarta. Serta terdapat tempat penyewaan baju adat Yogyakarta. Jadi, jika kamu ingin sewa baju ada Jogja, bisa juga disini. Bangunannya yang sudah tua tapi masih sangat kokoh. Saat memasuki pekarangannya pun akan terasa suasana tenang dan adem. Kesantunan masyarakatnya pun bikin rasanya kita diterima baik disini. Count down waktu antara azan dan iqamah disini sangat jelas. Karena terdapat tv untuk menghitung waktu mundur jelas kita shalat. Awalnya aku kira kita akan shalat di pelatarannya. Ternyataada pintu masuk ke dalam mesjid jika ingin beribadah.

Baca juga:

Tiket kereta Jakarta Jogja 74 Ribu? Ini Tips Dapetinnya!

Candi Yang Ditemukan Di Bawah Tanah, Candi Sambisari!


Hal yang perlu diperhatikan

Masjid Gedhe Mataram Kotagede banyak dijadikan sebagai wisata religi bagi umat muslim. Setelah shalat zuhur di mesjid ini, aku sempat duduk dan bercerita dengan pewisata lainnya. Mereka tertarik untuk berkunjung selain ibadah, penasaran dengan pemakaman Kerajaan Mataram Islam. Dan pada saat kami ngobrol bareng, aku mengetahui bahwa ada aturan khusus untuk menuju ke Pemakaman Kerajaan tersebut. Tidak bisa sembarangan saja. Dan disaat itu aku baru sadar, pantesan banyak yang buka sewa baju adat diluar mesjid. Karena, untuk menuju ke pemakaman Kerajaan Mataram ini, kita selain harus dalam keadaan suci, harus juga menggunakan baju adat Yogya. Dan mendapatkan izin dari Abdi Dalem. Lalu, disarankan untuk tidak kesana pas tengah hari. Aku memang melihat banyak orang yang datang dari gang pintu masuk pemakaman dengan menggunakan baju adat. Aku kira, mereka memang menyewa baju adat untuk kenangan pernah ke Yogya atau alasan lainnya. Dan terdapat juga guide yang akan menemani kamu ke area pemakaman. Aku sempat mengintip area pemakaman, meskipun tidak terlihat, aku urungkan untuk kesana, karena aku cukup merinding. Setelah kita cukup melihat peninggalan Kerajaan Mataram ini, kita memutuskan untuk mencari kesegaran untuk menstabilkan tubuh kita lagi.

Alamat dan HTM

Jika kamu ke wilayah Kotagede, kamu bisa berkunjung ke Masjid Gedhe Mataram Kotagede untuk beribadah dan ziarah makam raja-raja Mataram di Sayangan, Jagalan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta . Dan jika kamu kesini tidak ada harga tiket masuk alias free. Itulah yang kamu yang ingin ke Jogja, jangan lewatkan untuk beribadah di Masjid Gedhe Mataram Kotagede.

Leave a Comment