Hai, Readers!
Minggu lalu, aku kembali ke Yogyakarta setelah 7 tahun yang lalu aku kesini. Apakah Yogyakarta berubah? Jogja tidak berubah, tapi aku telah berubah. Bukan aku yang 7 tahun lalu. Hehe
Bagiku, Yogyakarta memang istimewa, gak bosan untuk kembali ke kota ini.
Kali ini, aku banyak mengunjungi destinasi yang berbeda dari 7 tahun lalu. Yang tidak berubah, aku berkunjung ke Candi Prambanan dan Malioboro. Kayaknya 2 destinasi ini cukup sulit untuk dihindari. Dan, ada satu lagi, gak ke Jogja kalo kamu belum ke Tempo Gelato.
2 kali ke Jogja, aku tidak sempat untuk ke Tempo Gelato, tentunya aku tidak mau melewatkan kesempatan ini.
Ide dadakan karena cuaca panas
Doc. Pribadi
Sepulang dari Candi Sambisari, cuaca sangat panas. Selama 2 hari sudah di Jogja, tak ada sekali pun hujan. Tadinya berencana untuk kembali ke penginapan saja. Padahal masih pukul 2 siang lho.
Yakin mau pulang? Pikirku.
Alhasil muncullah ide aku ingin minum yang dingin-dingin, kenapa kita gak ke Tempo Gelato saja? Karena aku pun sudah melewatkannya selama 2 kali ke Jogja.
Kita buka maps menuju ke Tempo Gelato. Dan seperti biasanya, tempat ini selalu rame dan masih saja memiliki banyak peminatnya. Buka ice cream yang musiman dan viral lalu menghilang.
Keestetikan Tempo Gelato
Hal pertama yang aku kagumi adalah tampilan gedung Tempo Gelato ini. Sangat terkesan mewah dan pastinya menjadi daya tarik tersendiri bagi pewisata ataupun masyarakat lokal yang ada di Jogja.
Saat masuk pun aku terkesan dengan desain interior dari kafe ini. Ada banyak spot untuk berswafoto, atau banyak spot yang bisa menjadi pilihan kamu untuk nongkrong disini.
Karena aku mager dan lelah untuk ngantri di pengambilan foto, aku langsung ke kursi untuk mencari keademan.
Harga dan rekomendasi rasa
Doc. Pribadi
Pertama masuk kita langsung diarahkan ke Kasir untuk pembayaran terlebih dahulu. Ada 4 variasi harga berdasarkan jumlah scoops dan rasa. Serta ukuran cup. Kita tidak lama mengantri karena karyawannya cukup ramai.
Kita diberi kesempatan untuk mencoba varian rasa sebanyak 2 kali. Yang pertama kita coba adalah varian sirsak. Karena kita pikir akan terasa segar. Ternyata tidak. Jauh dari rasa yang kita harapkan. Lalu kita mencoba varian satu lagi, Lemon choco. Dan ini pas, seger banget.
Pada saat itu aku memilih medium dengan 3 scoops, harganya sebesar Rp. 50.000,-. Dengan ukuran tersebut sudah bisa dinikmati oleh 2 orang. Cihuyyy.
Variasi rasa yang aku pilih matcha tea, lemon choco dan pineapple. Dan aslikkk rasa lemon choconya enak banget, cocok untuk kita yang butuh rasa seger dikondisi cuaca panas. Pineapple pun rasanya juga sangat seger.
Alamat Tempo Gelato
Kafe yang jualan ice cream Gelato di Jogja sudah sangat banyak. Sehingga terkadang lupa kafe yang mana sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.
Untuk alamat dari Tempo Galato berada di Jl. Prawirotaman No.38B, Brontokusuman, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di depan kafe, dihiasi oleh tanaman hijau yang segar. Sehingga membuat suasana kafe menyenangkan. Tak hanya itu, pohonan hijau itu cukup menutupi toko, aku sempat ragu, tapi ternyata benar.
Cukup lama aku menikmati Tempo Gelato sembari mendinginkan badan. Tak lupa untuk mengingatkan, disini kita bebas untuk berswafoto.
Harga dan kualitas
Untuk harga Tempo Gelato mungkin terkesan cukup price, tapi sesuai dengan kualitas rasa dari BSD itu sendiri.
Kualitasnya pun sesuai dengan harganya. Ice creamnya tidak mudah mencair.
Jika kamu ke Jogja, yuk nikmati juga Tempo Gelato yang ada di Jogja ini.